Tips Memulai Bisnis Jastip Agar Untung Besar

Tips Memulai Bisnis Jastip Agar Untung Besar - Saat ini, peluang belanja online juga melahirkan sebuah bisnis kekinian yakni jastip alias jasa titip. Seperti namanya, jastip sendiri merupakan sebuah bisnis dalam bidang jasa belanja kepada seseorang yang tengah ada di lokasi di mana produk itu berada. Misalkan sebagai berikut, jika Anda yang tengah berlibur di Jepang, lalu menawarkan jastip aneka oleh-oleh khas Jepang. Dari situ Anda bisa memanfaatkannya dan melakukan promosi melalui sosial media yang Anda miliki.

Melalui media sosial, Anda bisa menawarkan jastip sekaligus tarif pembelian dan ongkos kirim. Bayangkan kalau seandainya ada banyak orang ingin membeli oleh-oleh khas Jepang yang tidak ada di Indonesia. Kemungkinan besar Anda akan memperoleh keuntungan yang bisa digunakan untuk membeli produk Jepang yang lainnya. Bahkan bukan tidak mungkin, budget yang keluar untuk belanja bisa kembali dalam waktu singkat dan membuat Anda memiliki dana untuk jalan-jalan lagi.

Tak heran kalau akhirnya bisnis jastip ini sangat populer di kalangan anak muda yang hobi jalan-jalan sekaligus berbelanja. Bukan hanya dilakukan untuk sekadar menambah tabungan belanja dan travelling, jastip yang dijalankan secara profesional dan serius mampu memberikan keuntungan yang melimpah. Tertarik untuk mencobanya? Tenang saja, ulasan tips memulai bisnis jastip berikut ini bisa coba Anda pertimbangkan.

Tips Memulai Bisnis Jastip Agar Untung Besar

Tips Memulai Bisnis Jastip (Jasa Titip)

Berikut ini ada beberapa tips dari Kudune.com dalam memulai bisnis jastip supaya bisa untung.

Pahami Bisnis Jastip Dulu

Pernah dengar istilah tak kenal maka tak sayang? Hal itu juga berlaku untuk bisnis jastip. Sebelum memulai bisnis yang digandrungi milenial ini, Anda bisa memahami terlebih dulu seluk beluk jastip. Skema bisnis jastip biasanya dimulai dengan mengunggah/memposting foto produk di media sosial entah Instagram/Twitter/Facebook.

Baca juga: Bisnis Maklon Sabun Transparan ADEV Natural

Setelah foto produk diunggah, Anda bisa memberikan harganya sesuai dengan harga beli produk, tarif pembelian sekaligus ongkos kirim. Untuk ongkos kirim saat Anda sedang ada di luar negeri dan dikirim ke Indonesia, tentu harus memahami pajak pengiriman luar negeri.

Baru setelah harga akhir diketahui, Anda bisa meminta konsumen mentransfer terlebih dulu atau menetapkan DP. Hal ini dilakukan demi mencegah kerugikan kalau menemui konsumen yang tidak tanggung jawab dan kabur padahal barang sudah dibeli.

Keberadaan bayar di muka atau penetapan DP juga sangat menguntungkan penyedia jastip dengan modal minim. Atau Anda juga bisa menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran karena ada banyak sekali promo yang diberikan merchant untuk pengguna kartu kredit.

Bahkan bukan tak mungkin Anda memperoleh promosi Buy 1 Get 1. Setelah Anda memahami seluk-beluk jastip berupa sistem kerja, metode pembayaran dan pengiriman, Anda bisa memulai menawarkan jastip di internet.

Tentukan Jenis dan Target Produk

 
Ada banyak sekali produk yang bisa ditawarkan lewat bisnis jastip. Misalkan saja perabot rumah tangga, buku, snack oleh-oleh, skincare hingga perlengkapan makeup impor. Karena sangat banyak, Anda tentu harus memilih supaya bisa lebih fokus dalam pemasaran. Dengan memilih produk jastip sesuai dengan kemampuan, maka Anda bakal tahu siapa target pasarnya sehingga peluang jastip laris lebih besar.

Misalkan saja Anda tinggal di Jakarta, maka Anda bisa fokus menjual aneka perabotan rumah tangga dari IKEA untuk konsumen di seluruh Indonesia, terutama yang tidak ada gerai IKEA di kotanya. Anda bisa menerapkan tarif pembelian barang sesuai dengan ukuran produk.

Dengan begitu Anda bakal tahu kalau target produk perabot rumah tangga ini adalah kelompok keluarga. Bayangkan saja Anda memberi tarif pembelian Rp 20 ribu/barang, kalau dalam seminggu ada 50 pesanan, maka Anda sudah memperoleh keuntungan setidaknya Rp 1 juta.

Informasi Tambahan Mengenai Tips Memulai Bisnis Jastip

Untuk memulai bisnis jastip Anda tidak perlu harus melakukan liburan ke luar negeri, bisa mungkin Anda liburan di Indonesia. Misalkan di Bali, mengunjungi wisata malam di Bogor, wisata malam di Malang, wisata malam di Jogja. Dari situ Anda bisa menawarkan produk khas daerah tersebut.

Lagi pula sistem bisnis jastip ini mewajibkan pihak pengguna jasa Anda mentrasfer biaya beli ke nomor rekening Anda. Atau bisa di bilang sistem pre-order, yah hampir mirip-mirip lah ya.

Nah itulah Tips Memulai Bisnis Jastip Agar Untung Besar dari Kudune.com. Apa Anda punya tips yang belum penulis informasikan pada artikel ini? silahkan beri tahu kami melalui kolom komentar di bawah ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, dahhh.

0 Response to "Tips Memulai Bisnis Jastip Agar Untung Besar"

Posting Komentar